Minggu, 01 Mei 2011

Masalah dalam "Portal dengan Tiang Miring"

Hari Kamis kemarin (28 April 2011) Faris melakukan pendekatan ke gue. Bukan berarti Faris mengalami kelainan orientasi, tetapi dia mengalami masalah dalam menyelesaikan Tugas Besar alias TB.

Sekedar informasi, TB dalam dunia Teknik Sipil adalah tugas besar yang merupakan syarat ujian akhir. TB mulai ada sejak semester II ini dan akan terus bertambah seiring meningkatnya semester. Pada semester ini, terdapat satu buah TB yang lumayan, yaitu Statika. Statika adalah mata kuliah yang mempelajari sruktur statis tertentu dan merupakan dasar dari mata kuliah struktur selanjutnya. 

Lain waktu gue akan menerangkan lebih lanjut mengenai statika ini dengan pemahaman gue.

Masalah yang dihadapi Faris ada pada soal "Portal". Kenyataan yang harus dihadapi adalah 'gaya momen pada tabel dan grafik harus nyambung antara bentang sebelumnya dengan bentang selanjutnya, kecuali ada gaya momen pada bentang'. Faris menemukan gaya momen yang didapatkannya tidak nyambung tepat pada tiang miring portal.

Senin, 04 April 2011

Murtad Untuk Satu Bulan

I'm back!

Oke, maaf pembaca. Walaupun gue pengen banget minimal tiap bulan ada satu posting, eh nyatanya kesibukan tidak bisa dibohongi. Walaupun belum sesibuk eksekutif muda, sepertinya gue kelabakan buat posting di blog.

Memasuki bulan April, Alhamdulillah gue mendapat apa yang udah lama gue idam-idamkan. Guess what? Know it! Insya Allah dengan ini gue bisa posting sesering mungkin tapi tetap ada maknanya.

Di bulan Maret tadi, gue gabung sama FLP Banjarbaru. FLP adalah Forum Lingkar Pena, sebuah jalan menuju dunia kepenulisan yang penuh dengan lika-liku. Hhho.

Gue udah murtad dari dunia blog selama satu bulan. Semoga untuk selanjutnya gak lagi. Amiin.

Sabtu, 26 Februari 2011

Minuman Ajaib?

PERHATIAN!
Tulisan ini tidak disensor! Semua pengucapan merk secara lugas n jelas semata-mata bukan untuk menjatuhkan, tetapi murni kebodohan Mas Tekolabi. (Sebenarnya malas ngasih simbol bint*ng-bint*ng).

Seperti biasa. Hari ini selepas kuliah 'Menggambar Rekayasa' gue n teman-teman seperguruan latihan basket di lapangan basket Fakultas Teknik Unlam. Biasanya gue bawa air suci (satu botol Fanta 1,5 Liter berisi air putih.), berhubung tas gue penuh berisi peralatan menggambar n buku-buku yang bisa dijadiin guling, dengan berat hati sambil nangis di perjalanan ke kampus gue tinggal tuh si air suci. Maafin gue.

Sudah bisa ditebak setelah latihan akan banyak mayat bergelimpangan akibat dehidrasi. Tetapi karena kami anak-anak Teknik Sipil yang ditempa seperti baja, diaduk seperti semen, sekuat beton bertulang n selentur kayu, kami cuma kelelahan yang amat sangat.

Balada Tertukar Foto

Sudah sejak lama gue pengen jadi anggota Perpustakaan Daerah Banjarbaru. Waktu SMA gue pernah minta formulir, di bagian bawahnya tertulis 'Tanda Tangan Kepala Sekolah'. N gue pun menjadi malas.

Kesempatan tercipta saat sudah kuliah. Andri bilang syaratnya simpel, gak perlu tanda tangan Dekan, cukup tanda tangan Rektor. Andri pun kena gampar. Yang benar adalah, cukup fotokopi KTM n 2 lembar foto 2x3. Gue juga ngajakin Rizal untuk daftar bareng. Rizal sudah bisa ditebak, dia akan berguling tiga kali menandakan persetujuannya.

Setelah persyaratan lengkap, kami bertiga segera mendaftar. Gue n Rizal mendaftar bareng. Sedangkan Andri sudah terdaftar, jadi gak perlu daftar lagi. Di sana, kartu anggota perpustakaannya dibikin pakai foto langsung. Jadi terciptalah kartu anggota yang cukup tampan. Gue yang memakai kaos oblong berlapis jaket buluk dengan tatanan rambut seadanya setelah P2B alias masih gundul. Tanpa basa-basi gue difoto, kemudian Rizal. Lalu kami disuruh menunggu.

Kamis, 17 Februari 2011

X, Bagian 2 = Grand Theft Autumn

Ini memang bagian 2. Tapi entah mengapa gue malas ngasih link bagian 1. Mengapa? Waktu gue baca, ternyata isinya JAMBU BENER. Jadi, yang mau baca bagian 1-nya, silahkan cari sendiri di arsip. Jangan salahkan gue kalau lo pada bilang isinya JAMBU BENER.

Sebenarnya gue rasanya udah gak niat ngelanjutin pengalaman cinta gue ini. Entah mengapa ada sokongan moril dari seseorang yang bikin gue merasa 'cerita ini perlu dilanjutkan'. Tapi dengan segala hormat elemen-elemen JAMBU-nya harus gue kikis. Setidaknya gue baru bikin cerpen n sepertinya gue mampu untuk bikin cerita yang tidak menggurui. Soalnya ini Internet. Gue bukan dewa di cerita gue sendiri, tapi gue adalah karakter yang juga punya salah. Jadi gue putuskan untuk sebisa mungkin kelanjutan cerita ini lebih berasa cerpen. Walaupun non-fiksi.

So, let's read it out. Am I good enough?
Kritik n saran ditunggu.

Kamis, 20 Januari 2011

Menjelang UTS Kimia

Hari itu hari Selasa. Entah mengapa dosen agama Islam gak masuk. Ada kemungkinan di Banjarmasin hujan lebat sehingga beliau berhalangan n cuma memberikan tugas yang dikumpul minggu depan. Sebagai mahasiswa labil, gue bukannya pulang n belajar buat persiapan UTS kimia yang gue lupa apakah hari Selasa atau Rabu? *beneran, gue lupa. Tapi seingat gue Selasa.* Tapi gue malah ikut main PS bareng teman-teman gue. Malam sebelumnya gue udah mumet ngebaca slide presentasi dari ibu dosen kimia buat bahan UTS. Jadi gue putusin ikut aja main PS. Lumayan ngilangin stres sedikit. Tapi kalau kalah malah nambahin stres. Benar-benar pedang bermata dua. Kalau anak kuliahan main PS sama teman-teman, tidak lain dan tidak bukan yang dimainkan adalah Dora the Explorer PES alias Winning Eleven-nya versi Barat. Buat yang gak tahu apa itu PES atau Winning Eleven gue sarankan searching di paman Google. Karena banyak yang tidak bisa main PES versi komputer *termasuk gue*, jadilah kami main versi PS yang udah di-hack orang Indonesia yang pintar-pintar. Jadi pemain yang ada yang baru-baru juga.