Sejak gue SD, gue selalu dipilih menjadi ketua kelas. Entahlah atas dasar apa, apakah karena rambut gue yang belah pinggir n licin kaya kaca sehingga mirip pejabat DPR. Kerjaan ini lebih sering mendapat cacian daripada pujian, tiap ada masalah pasti gue yang jadi kambing hitam duluan. Semisal teman gue nangis, atau ada yang telat masuk, bahkan waktu kucing piaraan penjaga sekolah gue hamil! Berhubung gue orangnya tabah, gue terima aja. Gue pikir, mungkin suatu saat gue bakalan mengambinghitamkan orang lain. (Gila, hebat banget pikiran gue waktu SD.)
Gue tahu jadi ketua itu berat, sampai saat ini gue punya 3+3x3:3-3 asumsi mengapa seseorang menjadi ketua:
1. Dia terpaksa menjadi ketua karena berwajah mudah ditindas, kutu buku, lemah secara fisik bagian atas, n telah digerayangi seisi forum suatu organisasi. Dalam kisah paragraf sebelumnya, suatu kelas. Ini gue banget.
2. Dia terlalu bodoh untuk berpikir bahwa menjadi ketua pada organisasi non-profit akan membuatnya ngiris-ngiris nadi pakai kabel telepon.
3. Kalau menjadi ketua pada organisasi yang menguntungkan, pasti berebut. Manusia mana yang gak mau kaya?
Ketika dunia semakin korup, masalah bermunculan dari segala penjuru. Tetapi gue tidak takut menghadapinya, karena gue lelaki hebat.
Rabu, 21 September 2011
Senin, 19 September 2011
Gue n Bintang
Udah berapa kali gue mimpi tentang bintang (bukan lagu Kangen Band), gue ngelihat bintang yang super dahsyat indahnya. Kaya kembang api, nyambung-nyambung jadi satu. Ajaib. N waktu itu seakan bukan mimpi.
Gue pengen banget bisa tidur ditemani bintang, gue kalau lagi galau bawaannya pengen duduk di teras n mandangin bintang. Lucu kalau gue tidur di teras, nyamuknya gak ketulungan. Oke, jadi rencana gue nanti pengen punya kamar dengan atap kaca. Semoga gak repot.
Tapi kayanya repot sih, soalnya kalau kotor juga gak bisa lihat apa-apa.
Gue pengen lihat bintang kaya yang ada di kartun-kartun, yang ada sungai bintangnya itu. Apa, legenda Jepang rasanya. Yang kaya gini:
Gue pengen banget bisa tidur ditemani bintang, gue kalau lagi galau bawaannya pengen duduk di teras n mandangin bintang. Lucu kalau gue tidur di teras, nyamuknya gak ketulungan. Oke, jadi rencana gue nanti pengen punya kamar dengan atap kaca. Semoga gak repot.
Tapi kayanya repot sih, soalnya kalau kotor juga gak bisa lihat apa-apa.
Gue pengen lihat bintang kaya yang ada di kartun-kartun, yang ada sungai bintangnya itu. Apa, legenda Jepang rasanya. Yang kaya gini:
Sabtu, 17 September 2011
Antara Gue n Sendal
Sejak Mesjid Pancasila di lampu merah Sekumpul, Martapura dipugar gue selalu shalat Jumat di mesjid belakang komplek rumah gue. Selama ini semua lancar aja sampai hari ini gue dikerjain secara mutlak.
Tidak seperti biasa ada beberapa kameramen di dalam mesjid. Gue mengira SBY shalat Jumat disini berhubung beliau hari ini ulang tahun. Kalau shalat di Jakarta takutnya banyak pejabat yang minta traktir. Rupanya bukan, stasiun TV lokal yang sering nayangin shalat Jumat sedang meliput mesjid ini.
Setelah selesai shalat, seperti biasa gue berdoa lalu pulang. Keanehan pun terjadi.
Di teras mesjid gue disambut kameramen yang merekam orang-orang yang keluar mesjid. Gue yang jaim tentu saja gak nyari-nyari perhatian misalnya tiba-tiba kayang atau minimal ngupil. Gue mau langsung pulang.
Tidak seperti biasa ada beberapa kameramen di dalam mesjid. Gue mengira SBY shalat Jumat disini berhubung beliau hari ini ulang tahun. Kalau shalat di Jakarta takutnya banyak pejabat yang minta traktir. Rupanya bukan, stasiun TV lokal yang sering nayangin shalat Jumat sedang meliput mesjid ini.
Setelah selesai shalat, seperti biasa gue berdoa lalu pulang. Keanehan pun terjadi.
Di teras mesjid gue disambut kameramen yang merekam orang-orang yang keluar mesjid. Gue yang jaim tentu saja gak nyari-nyari perhatian misalnya tiba-tiba kayang atau minimal ngupil. Gue mau langsung pulang.
Apa sih?
Menjengkelkan,
Non Fiksi,
Tragis
Rabu, 14 September 2011
Digimon Hunters

http://www.ngomik.com/chapter/4548/chapter-1-first-missionSilahkan follow link di atas atau kalau gak mau repot klik ini terus baca n kasih jempol! Asli kerjaan anak Sipil Unlam Banjarbaru.
Apa sih?
Fiksi,
Teknik Sipil
Minggu, 01 Mei 2011
Masalah dalam "Portal dengan Tiang Miring"
Hari Kamis kemarin (28 April 2011) Faris melakukan pendekatan ke gue. Bukan berarti Faris mengalami kelainan orientasi, tetapi dia mengalami masalah dalam menyelesaikan Tugas Besar alias TB.
Sekedar informasi, TB dalam dunia Teknik Sipil adalah tugas besar yang merupakan syarat ujian akhir. TB mulai ada sejak semester II ini dan akan terus bertambah seiring meningkatnya semester. Pada semester ini, terdapat satu buah TB yang lumayan, yaitu Statika. Statika adalah mata kuliah yang mempelajari sruktur statis tertentu dan merupakan dasar dari mata kuliah struktur selanjutnya.
Lain waktu gue akan menerangkan lebih lanjut mengenai statika ini dengan pemahaman gue.
Lain waktu gue akan menerangkan lebih lanjut mengenai statika ini dengan pemahaman gue.
Masalah yang dihadapi Faris ada pada soal "Portal". Kenyataan yang harus dihadapi adalah 'gaya momen pada tabel dan grafik harus nyambung antara bentang sebelumnya dengan bentang selanjutnya, kecuali ada gaya momen pada bentang'. Faris menemukan gaya momen yang didapatkannya tidak nyambung tepat pada tiang miring portal.
Senin, 04 April 2011
Murtad Untuk Satu Bulan
I'm back!
Oke, maaf pembaca. Walaupun gue pengen banget minimal tiap bulan ada satu posting, eh nyatanya kesibukan tidak bisa dibohongi. Walaupun belum sesibuk eksekutif muda, sepertinya gue kelabakan buat posting di blog.
Memasuki bulan April, Alhamdulillah gue mendapat apa yang udah lama gue idam-idamkan. Guess what? Know it! Insya Allah dengan ini gue bisa posting sesering mungkin tapi tetap ada maknanya.
Di bulan Maret tadi, gue gabung sama FLP Banjarbaru. FLP adalah Forum Lingkar Pena, sebuah jalan menuju dunia kepenulisan yang penuh dengan lika-liku. Hhho.
Gue udah murtad dari dunia blog selama satu bulan. Semoga untuk selanjutnya gak lagi. Amiin.
Oke, maaf pembaca. Walaupun gue pengen banget minimal tiap bulan ada satu posting, eh nyatanya kesibukan tidak bisa dibohongi. Walaupun belum sesibuk eksekutif muda, sepertinya gue kelabakan buat posting di blog.
Memasuki bulan April, Alhamdulillah gue mendapat apa yang udah lama gue idam-idamkan. Guess what? Know it! Insya Allah dengan ini gue bisa posting sesering mungkin tapi tetap ada maknanya.
Di bulan Maret tadi, gue gabung sama FLP Banjarbaru. FLP adalah Forum Lingkar Pena, sebuah jalan menuju dunia kepenulisan yang penuh dengan lika-liku. Hhho.
Gue udah murtad dari dunia blog selama satu bulan. Semoga untuk selanjutnya gak lagi. Amiin.
Apa sih?
Life,
Menjengkelkan,
Non Fiksi,
Tragis
Langganan:
Postingan (Atom)