Tampilkan postingan dengan label Rame - Rame. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rame - Rame. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Februari 2015

Panduan Bermain Survive! Mola Mola

Akhir-akhir ini sering gue lihat di beranda Facebook n TL Twitter sebuah fenomena menarik, tentang sebuah mobile game berisi sesosok makhluk yang bisa berevolusi dan mati. Iseng-iseng gue download n main, karena gue penikmat monster yang bisa berubah macam Digimon, Pokemon n Tamagotchi.

Ternyata berjudul Survive! Mola Mola. Permainan semacam Tamagotchi klasik dimana kita ngasih makan ikan sunfish alias Mola n entahlah tujuannya bikin si Mola ini jadi segede mungkin. Tapi sayangnya, dia rapuh n hobi mati. Karena gue awalnya bingung kenapa ini ikan mati terus pas beratnya 10 ton, iseng-iseng nyari guide-nya kesemuanya berbahasa Inggris. Isi panduan ini selanjutnya gue ambil dari blog ini.

Pertama, biar makin jago, ada beberapa upgrade untuk menambah berat si Mola.
1. Bisa lewat adventure. Dengan berbagai macam petualangan yang secara ajaib bisa bikin Mola tambah gendats.
2. Food. Sudah jelas, Mola perlu makan biar gede.
Untuk mengembangkan adventure n food baru, kita perlu MP (Mola point mungkin) yang bisa didapat saat Mola berevolusi jadi makin gede n saat si Mola mati. MP juga bisa dibeli, biasalah, namanya juga game freemium. Tapi gue gak ngerekomendasiin karena meskipun lama, tapi MP bisa dicicil sedikit demi sedikit. Disini tantangannya. Oh iya, jumlah food yang bisa dimakan Mola alias terpampang di layar bisa ditambah lho, pakai MP juga pastinya.

Mari kita fokus ke adventure. Maksimal jumlah petualangan adalah 3 kali n terisi 1 tiap 1 jam. Untuk petualangan pertama, kesempatan hidup-mati kamu adalah 50% n tiap mati nambah jadi 70%, 90% hingga maksimal 99%. Petualangan ini acak, jadi kamu gak bisa milih mau yang mana (kalau udah nambah jumlah petualangannya) n juga kalau di back alias gak jadi, kita tetap kehilangan adventure point yang udah dipakai. Ada 9 petualangan, n 2 petualangan tambahan di hard mode (wow, apa itu hard mode?)

Kemudian food alias makanan. Kita mulai dari plankton kecil kemudian ada 8 makanan tambahan yang bisa dibeli pakai MP n 3 tambahan lagi pada hard mode. Ada 8% kemungkinan Mola mati saat makan dengan alasan yang kadang bikin kamu senyum-senyum sendiri n saat pertama kali mati, kekebalan Mola untuk mati pada makanan tersebut menjadi 99,9%.

Nah, tiap kali kalian menemukan cara kematian baru, maka ada 15% bonus berat tambahan pada adventure n food. Sehingga Mola bisa lebih cepat gede. Selain mati saat berpetualang dan makan, ada juga kematian lain yang bisa kalian bikin lho buat nambah-nambahin persentase berat tambahan. Ini dia:
1. Pencet Mola secara brutal. Gak ada hitungan pasti, kabarnya 3.000 sentuhan, tapi gak pasti. Saran gue, jangan pakai satu jari, minimal 3 jari kalian grepe tu layar hape, usahakan jari kena Mola semuanya sampai dia mati. Huahahaha. Saat tersentuh, badan Mola akan mengembang-kempis n berbunyi "dung dung dung.."
2. Lu lihat di layar, di deretan kanan jumlah MP, ada gambar kamera. Kalian pencet, terus close. Sampai kayanya 10 kali. Mola pun mati, mati difoto.
3. Goncang hape secara menggila sekitar 1 menit. Kalau kalian peka, kalau hape kalian digoncang akan keluar buih yang banyak. Lama kelamaan Mola mati, karena matanya kelilipan. Awas hapenya kelempar, hape gue sendiri pelindung kacanya sampai lepas.
4. Redupin layar hape kalian sampai paling minim, tunggu beberapa saat. Mola akan mati kepentok layar.
5. Yang paling sulit. Tiap Mola mati, Mola akan hidup kembali. Pas hidup, ada intro. Jangan di-skip. Tunggu saat layar meredup n secepatnya kalian pecahin telur-telur Mola di pinggiran layar. Saran gue kalian swipe seluruh layar sambil hati-hati kena tombol skip. Kalau sukses, Mola bakal mati sebelum lahir. Kalau gagal, coba lagi saat Mola kamu mati ntar. Gue 2 kali percobaan baru berhasil. Lihat yang jeli, hancurkan semua telur Mola!
6. Setiap yang hidup pasti akan mati. Saat Mola kamu berukuran 10.000 kg, dia mati secara normal.
Kecuali nomor 6, kematian spesial ini hanya bisa kalian lakukan sekali. Karena Mola akan imun 100% setelah dia mati dengan cara nomor 1 sampai 5.

Nah, total penambahan bonus berat adalah (9 petualangan + 8 makanan + 6 spesial) x 15% = 345%.
Agar Mola kamu bisa melebihi 10 ton, kamu harus main di hard mode. Tapi usahakan yang di atas selesain dulu. Untuk masuk hard mode saat Mola kamu beratnya 5 ton, ada pilihan hard mode yang bisa dibeli seharga 10.000 MP.
Pada hard mode kalian bisa lebih berkembang. Mola bisa berevolusi n berpetualang lebih jauh lagi. Jangan lupa, jangan menjadi Living Legend. Jadilah Voyager agar bisa berkelana ke 7 samudra. Lucky seveen~

Nah, sekiranya sudah cukup panduan gue. Mungkin ada beberapa saran antara lain:
1. Gunakan adventure kalau mau ngejar matinya aja.
2. Membesar dengan makan saja.
3. Gunakan mati spesial dengan bijak. Karena saat kalian mati, kalian dapat bonus MP. N bonus MP terbesar kalau kalian mati melebihi 5 ton (senilai 5.000 MP) jadi kalau mau farming MP, gunakan kematian Mola dengan bijak.

Sukses dengan Mola kalian!

Minggu, 17 Juni 2012

Suatu Pagi di BDK Balikpapan..

Kejadian ini masih fresh terjadi. Tepatnya hari Jumat tanggal 15 Juni 2012. Seperti biasa dengan gagahnya gue memimpin apel. N sesuai jadwal yang berlaku, hari Jumat adalah jadwal latihan fisik. Disini, jika pejabat pengambil apel tidak memilih apakah lari atau push-up, gue sebagai Ketua Senat berhak menentukan.

Berhubung Mas Abdul selaku pejabat pengambil apel tidak menentukan mau ngapain. Maka gue memutuskan untuk lari keliling komplek BDK 3 kali. Yang mana keputusan ini kurang disukai Pajak B yang suka push-up n disenangi Pajak A yang senang lari. Sedangkan dari kubu Bea Cukai ngikut aja.

Lari pun dimulai. Seperti biasa gue menyanyikan yel-yel lari yang mana sering mengalami revisi n amandemen n pagi itu berbunyi sebagai berikut: 

Selasa, 03 Januari 2012

Saat Si Jazzy Ngambek

Waktu itu, gue baru selesai traktir tiga anak ababil yang ngancam matahin tubuh gue jadi lima kalau gue gak traktir. Hari itu berhubung gue ulang tahun. Gue ulang tahun di bulan April, karena itu nama gue Nizar. Ya, simpel.

Berhubung gue gak gendut n terlalu kurus sehingga rapuh n gampang patah seperti batang lidi, dengan terambil uang yang lumayan banyak gue mengajak mereka semua ke Obonk Steak yang notabene merupakan tempat makan yang jarang dijenguk mahasiswa karena mereka menjual steak.

Alasan mengapa jadi Obonk Steak adalah, daripada di KFC yang harganya relatif sama (menurut gue yang pelit ini) n di KFC gue gak pernah kenyang. Kalau makan steak, lumayan kenyang lah.

Singkat cerita semua sudah kenyang, semua yang ditraktir senang, yang menraktir juga pura-pura senang. Akhirnya tibalah saat pulang.

Selasa, 27 September 2011

Pondasi 2011, Catatan Panitia Junior part 1

23 sampai 25 September kemarin telah digelar lapak acara Pondasi 2011. Pondasi sebagaimana nenek kita ketahui adalah dasar dari suatu bangunan. Nah, tujuan Pondasi 2011 atau kepanjangannya adalah 'Pekan Orientasi Dasar Sipil 2011' untuk membentuk para mahasiswa baru sehingga menjadi pondasi lalu kami jual ke pemborong.

Tak berbeda dengan acara pengenalan bagi para mahasiswa baru lainnya, Pondasi 2011 diisi materi, materi, materi, sedikit bumbu, n acara puncak. Acara puncak diisi kemah bareng, api unggun, jurid malam, lomba, n sedikit bumbu.

Sebenarnya karena nama acaranya ada 'pekan', kurang afdol kalau tidak sepekan. Jadi Pondasi 2011 tidak resminya dimulai dari Senin, 18 September. Dimana para mahasiswa baru disuruh minta tanda tangan kakak-kakak tingkat program studi Teknik Sipil Unlam. Ini bertujuan untuk mengurangi kecanggungan mahasiswa baru dengan kakak angkatan, meskipun gue juga dulu waktu jadi mahasiswa baru canggung setengah mati sampai-sampai setengah hidup.

Senin, 17 Januari 2011

Save the Last Song!

Ini merupakan bagian terakhir dari trilogi cerita kehidupan gue-yang-gak-berbakat-di-musik-tapi-pengen-main-band. Untuk episode pertama bisa dibaca di sini n episode keduanya bisa dibaca di sini. Untuk versi "Mas Leo" bisa dibaca di sini.

Selama 1 tahun band tanpa nama kami berlatih secara tidak efektif. Mengapa tidak efektif? Karena kalau band sekelas Ungu, Nidji, bahkan band baru seperti SM*SH n Gamaliel (#kenatonjok. Eh, ini bukan band? Pokoknya pemusik dah. *ngeles*) mereka latihan dengan motto "tiada hari tanpa latihan musik". Lha, kami? Setiap latihan dibayangi UAN, Fisika, Kimia, dll. Kalau Yudi dibayangi perasaannya yang selalu buruk. Hari hujan lah, ban kempes lah, anak belum makan lah. Rizal dihantui bayangan ibunya yang galak n gue cukuplah dibayangi bayangan Gita Gutawa yang pengen menikah dengan gue.

Selasa, 14 September 2010

Mengapa ? 9 Karimun Dalam 1 Orang

Hari kedua lebaran..
Sabtu, 11 September 2010..


Sehari sebelumnya, sebuah sms mengajak gue untuk melaksanakan tradisi yang terjadi setiap tahun..
Keliling rumah guru untuk silaturahmi.. Sebelumnya kumpul di rumah Akbar dulu..
Dengan senang hati gue menyanggupi..
Dengan polosnya gue menawarkan tumpangan pada orang yang mau beli pulsa..
Dengan indahnya gue bangun jam 7..
Rencana kumpul adalah jam setengah 8..
Akhirnya, dengan pertimbangan jika gue datang pagi maka akan banyak orang datang siang, gue memutuskan untuk datang sekitar jam 8..

Berhubung gue menawarkan jasa antar barang, gue ke rumah Rina dulu.. Nanya, mana paket yang mau diajak keliling rumah guru..
Ternyata Rinanya sendiri.. Hha.. *garing*

Senin, 09 Agustus 2010

AkVol Band is Dead !!

Alhamdulillah, pertama-tama gue ucapkan syukur kepada Allah swt. .. Karena CPU gue udah sembuh, baru aja.. Sekitar satu jam dari gue bikin posting ini..

Sebelumnya, gue emang janji bikin postingan tentang cinta, tapi karena sebelumnya masih ada sambungan dari mengapa gue menjadi keyboardist, gue gak enak kalau sambungannya nanti terlalu lama.. Ntar pada lupa lagi perjuangan sekumpulan baju kusut ini menjadi anak band..

Gak berapa lama setelah AkVol Band berdiri, anggota AkVol Band sadar, bahwa band yang kekurangan bujet n kurang ganteng kecuali sang keyboardist ini sangat egois n naif..
Kami sadar ngeband dengan 3 anggota yang semuanya amatir adalah usaha menelanjangi diri kami sendiri.. Sehingga kami perlu orang-orang tambahan yang gak semuanya amatir..
Kami sadar biaya studio yang semakin mahal mengakibatkan kami gak bisa beli pulsa lagi.. Sehingga kami memerlukan donatur tetap..
Kami sadar memakai daster hanya untuk cewek sehingga kami berhenti melakukannya n menyadari kekhilafan kami..
Maka, pencarian anggota pun dimulai..