Di gelap langit malam
ada berapa cahaya berpijar di kejauhan?
Di kain beludru hitam pekat
batu mulia yang dijajarkan
Semua orang juga
hanya dengan melihatnya saja
akan menghela nafas
Dan kemudian akan berhenti berhitung
Sampai dirimu menjadi bintang
milikilah kekuatan 'tuk mengejar mimpi
Kesempatan untuk bersinar pasti akan terlihat
seluas bentangan langit itu
Kamu bisa mencoba
Raihlah masa depan!
Bagaikan pikiran yang, berada di angkasa
Suatu saat terkabul
Hari-hari kau 'kan bersinar
Kilauan sinar cahaya
dari lampu sorot akan menyinari tubuhmu
Sambil bernyanyi juga menari
bergerak berputar di atas stage
dilihat semua orang
Ini adalah angkasa kecil
bagai hujan meteor
yang ada di dalam lensa teleskop bintang
Sampai dirimu menjadi bintang
ku akan melihat langit dan terus percaya
doa ini 'kan berlanjut dan menembus keabadian
Janganlah engkau menghapus api semangat yang membara
Tembus ruang dan waktu!
Bintang paling bersinar, yang dirimu dambakan
akan terlihat dekat
Ku ingin melihatmu bersinar..
Ketika dunia semakin korup, masalah bermunculan dari segala penjuru. Tetapi gue tidak takut menghadapinya, karena gue lelaki hebat.
Sabtu, 10 Mei 2014
Sampai Dirimu Menjadi Bintang
Senin, 30 September 2013
Virus Tipe Hati
Pertamanya tak terasa apapun,
Aku pikir akan merepotkan,
Saat ditanya akupun hanya diam dan mengangguk.
Kutahu bahwa dia orang yang baik,
Tetapi sama sekali bukan tipeku,
Tetapi awalnya aku tidak ingin mendekat padanya.
Dimana? Entah bagaimana?
Tanpa sempat kusadari,
Aku sudah jatuh cinta.
Apa yang menjadi penyebabnya?
Pintu masuknya,
Tidak bisa aku ingat.
Hatiku di serang virus,
Yang berbentuk seperti hati,
Suntikan apapun tidak berguna.
Dan selalu tentang dirimu,
Aku menjadi kepikiran,
Sampai tak bisa berbuat apapun.
"Sama sekali tidak keren",
Semua teman-teman disekitarku,
Terheran-heran apakah yang menarik darinya?
Tidak ada sampai yang satu ini,
Yang matanya setulus itu,
Didalam diriku tak ada kekebalan 'tuk itu.
Apakah yang telah terjadi?
Disaat aku tersadar,
Menunggu SMS-nya.
Ku menggalau waktu kudengarkan lagu cinta,
Penyakit yang risau,
Biasa suka melamun.
Virus yang berbentuk hati,
Seperti merubah sifat,
Menjadi panas karena dirimu.
Nafasku pun menjadi sulit,
Kepalaku menjadi kosong,
Arti cinta pun tak kusadari.
Ini sama sekali tidak mungkin!?
Kupikir begitu..
Tapi.. Sepertinya aku..
Jadi suka sama kamu!!
Aku pikir akan merepotkan,
Saat ditanya akupun hanya diam dan mengangguk.
Kutahu bahwa dia orang yang baik,
Tetapi sama sekali bukan tipeku,
Tetapi awalnya aku tidak ingin mendekat padanya.
Dimana? Entah bagaimana?
Tanpa sempat kusadari,
Aku sudah jatuh cinta.
Apa yang menjadi penyebabnya?
Pintu masuknya,
Tidak bisa aku ingat.
Hatiku di serang virus,
Yang berbentuk seperti hati,
Suntikan apapun tidak berguna.
Dan selalu tentang dirimu,
Aku menjadi kepikiran,
Sampai tak bisa berbuat apapun.
"Sama sekali tidak keren",
Semua teman-teman disekitarku,
Terheran-heran apakah yang menarik darinya?
Tidak ada sampai yang satu ini,
Yang matanya setulus itu,
Didalam diriku tak ada kekebalan 'tuk itu.
Apakah yang telah terjadi?
Disaat aku tersadar,
Menunggu SMS-nya.
Ku menggalau waktu kudengarkan lagu cinta,
Penyakit yang risau,
Biasa suka melamun.
Virus yang berbentuk hati,
Seperti merubah sifat,
Menjadi panas karena dirimu.
Nafasku pun menjadi sulit,
Kepalaku menjadi kosong,
Arti cinta pun tak kusadari.
Ini sama sekali tidak mungkin!?
Kupikir begitu..
Tapi.. Sepertinya aku..
Jadi suka sama kamu!!
September 2013, Bulan Bersejarah Bagi Idoling n Working
Sejak awal Agustus, ketika gue magang. Tiba-tiba temen gue ngabarin kalau JKT48 bakal konser di Banjarmasin. Satu kata waktu itu. WOW. Walau gue belum yakin bisa nonton atau gak karena tanggal konsernya 29 September yang notabene masih sekitar 2 bulanan, apalagi sekitar tanggal segitu ada kemungkinan peristiwa-peristiwa penting menyangkut masa depan gue sebagai CPNS setelah lulus hampir setahun. Gue berpikir, mungkin ini perjudian terberat dalam hidup.
Penjualan tiket awalnya direncanakan pertengahan Agustus yang ngaret sepuluh harian ke tanggal 26 Agustus. Gue yang udah niat dari awal mau nonton, memesan tiket di hari pertama penjualan. Setelah memahami set tempat yang rencananya diselenggarakan di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin alias Gedung SuSu, gue memutuskan untuk membeli tiket kelas pertengahan agar perjudian ini tidak merugi besar jika kalah. Toh, badan gue cukup tinggi n mata gue zoom-nya masih bagus. Daripada mesan VIP yang selisih 150ribu ditambah bujet yang juga pas-pasan. Oke, tribun bawah aja.
Penjualan tiket awalnya direncanakan pertengahan Agustus yang ngaret sepuluh harian ke tanggal 26 Agustus. Gue yang udah niat dari awal mau nonton, memesan tiket di hari pertama penjualan. Setelah memahami set tempat yang rencananya diselenggarakan di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin alias Gedung SuSu, gue memutuskan untuk membeli tiket kelas pertengahan agar perjudian ini tidak merugi besar jika kalah. Toh, badan gue cukup tinggi n mata gue zoom-nya masih bagus. Daripada mesan VIP yang selisih 150ribu ditambah bujet yang juga pas-pasan. Oke, tribun bawah aja.
Kamis, 29 Agustus 2013
Cinta Seekor Jangkrik
Tempat dimana serangga berbunyi
Apakah engkau mengetahuinya?
Di dahan pepohonan taman yang
Mulai berubah menjadi gelap
Diriku yang kau kira hanya teman
Walau menangis disini sendiri
Tidak pernah dirimu sadari
Oh pengalaman yang menyedihkan
Sebelum musim ini usai dan berganti
Ku akan terbang ke suatu tempat
Berada disampingmu membuatku tersiksa
Cinta yang hanya sementara
Diriku mungkin, mungkin, mungkin
Tersesat di hutan dalam hati ini
Diriku mungkin, mungkin, mungkin
Setidaknya tengok dan lihat kesini
Sendiri mungkin, mungkin, mungkin
Oh teramat singkat kehidupan ini
Sendiri mungkin, mungkin, mungkin
Ingatlah kembali, pernah ada rasa..
..aku suka pada dirimu
Cinta seekor jangkrik
Apakah engkau mengetahuinya?
Di dahan pepohonan taman yang
Mulai berubah menjadi gelap
Diriku yang kau kira hanya teman
Walau menangis disini sendiri
Tidak pernah dirimu sadari
Oh pengalaman yang menyedihkan
Sebelum musim ini usai dan berganti
Ku akan terbang ke suatu tempat
Berada disampingmu membuatku tersiksa
Cinta yang hanya sementara
Diriku mungkin, mungkin, mungkin
Tersesat di hutan dalam hati ini
Diriku mungkin, mungkin, mungkin
Setidaknya tengok dan lihat kesini
Sendiri mungkin, mungkin, mungkin
Oh teramat singkat kehidupan ini
Sendiri mungkin, mungkin, mungkin
Ingatlah kembali, pernah ada rasa..
..aku suka pada dirimu
Cinta seekor jangkrik
Senin, 19 Agustus 2013
Air Mata Perasaan yang Tak Tersampaikan
Hujan rintik-rintik yang mulai turun
Aku pun menutup layar kisah ini
Bagai menurunkan layar warna perak
Itulah cinta pertama diriku
Ku terus menunggu di jalan yang kedua
Ku ingin panggil namun ku tak bisa
Saat kulihat ke bawah
Bunga ajisai pun menangis
Walau ku sangat ingin bertemu, walau ku menyukaimu, kau jalan berlalu di depan mataku
Walaupun jadi begini aku tetap melihatmu dari tempat ini
Walau ku sangat ingin bertemu, walau ku menyukaimu, kau bahkan tidak menoleh ke arahku
Walaupun kupakai payung pipiku pun tetap basah
Diri ini tak berdaya
Di jalan yang penuh kesedihan ini
Aku berjalan, seorang diri
Dalam hati ini diriku tersesat
Rasa sayang yang tak seorang pun tahu
Bunga ajisai yang suka akan hujan
Memejamkan mata di hari cerah
Mendung yang jauh di sana
Apakah kau yang memikirkannya?
Walau sesedih apapun juga, walaupun tak bisa juga, biarkan aku tetap menjadi gadis
Ku tak akan melupakan jejak langkah kenangan, bertemu denganmu
Walau sesedih apapun juga, walaupun tak bisa juga, suatu hari ku pasti kan teringat
Walaupun harapan aku tidak juga terwujudkan
Selasa, 30 Juli 2013
The Square Root of Three (Akar Tiga Kuadrat)
I’m sure that I will always be,
a lonely number like root three.
The three is all that’s good and right,
why must my three keep out of sight,
beneath the vicious square root sign,
I wish instead I were a nine.
For nine could thwart this evil trick,
with just some quick arithmetic.
I know I’ll never see the sun, as 1.7321,
such is my reality, a sad irrationality.
When hark! What is this I see,
another square root of a three.
As quietly co-waltzing by,
together now we multiply,
to form a number we prefer,
rejoicing as an integer.
We break free from our mortal bonds,
with the wave of magic wands.
Our square root signs become unglued,
your love for me has been renewed.
------
Aku yakin aku akan selalu,
menjadi angka yang kesepian seperti akar tiga.
Tiga adalah semua hal yang baik dan benar,
mengapa aku harus berada,
di bawah tanda akar kuadrat sialan,
aku berharap aku menjadi sembilan.
Karena sembilan dapat menggagalkan trik murahan ini,
dengan hanya beberapa langkah aritmatika mudah.
Aku tahu aku tidak akan pernah melihat matahari, seperti 1,7321,
kenyataannya memang begitu, irasionalitas yang menyedihkan.
Ketika dengarlah! Apa yang kulihat ini,
akar kuadrat tiga yang lain.
Diam-diam aku melangkah mendekat,
bersama kita saling mengalikan,
untuk membentuk angka yang kami suka,
senangnya menjadi sebuah integer.
Kita bebaskan diri dari ikatan fana,
dengan sedikit ayunan tongkat sihir.
Tanda-tanda akar kuadrat kita terkelupas,
cintamu bagiku telah diperbarui.
------
April 2011.
a lonely number like root three.
The three is all that’s good and right,
why must my three keep out of sight,
beneath the vicious square root sign,
I wish instead I were a nine.
For nine could thwart this evil trick,
with just some quick arithmetic.
I know I’ll never see the sun, as 1.7321,
such is my reality, a sad irrationality.
When hark! What is this I see,
another square root of a three.
As quietly co-waltzing by,
together now we multiply,
to form a number we prefer,
rejoicing as an integer.
We break free from our mortal bonds,
with the wave of magic wands.
Our square root signs become unglued,
your love for me has been renewed.
------
Aku yakin aku akan selalu,
menjadi angka yang kesepian seperti akar tiga.
Tiga adalah semua hal yang baik dan benar,
mengapa aku harus berada,
di bawah tanda akar kuadrat sialan,
aku berharap aku menjadi sembilan.
Karena sembilan dapat menggagalkan trik murahan ini,
dengan hanya beberapa langkah aritmatika mudah.
Aku tahu aku tidak akan pernah melihat matahari, seperti 1,7321,
kenyataannya memang begitu, irasionalitas yang menyedihkan.
Ketika dengarlah! Apa yang kulihat ini,
akar kuadrat tiga yang lain.
Diam-diam aku melangkah mendekat,
bersama kita saling mengalikan,
untuk membentuk angka yang kami suka,
senangnya menjadi sebuah integer.
Kita bebaskan diri dari ikatan fana,
dengan sedikit ayunan tongkat sihir.
Tanda-tanda akar kuadrat kita terkelupas,
cintamu bagiku telah diperbarui.
------
April 2011.
Langganan:
Postingan (Atom)




